WhatsApp Image 2018-04-11 at 10.42.52 AM

Saat istri bilang kalau dia akan ikut pelatihan Service Excellent di Malang, saya mengizinkannya untuk turut serta. Meskipun setelah itu saya berfikir, bagaimana Wafa nanti? Apakah akan ditinggal seminggu? Atau membawa pembantu saja untuk menemani?

Setelah menimbang beberapa saat, saya akhirnya ngomong ke istri “waktunya pas dengan jadwal cuti, jadi nanti aku juga ikut!”. Istri gembira sekaligus kaget. Senang karena saya bisa menemani. Namun, khawatir apa saya keberatan untuk mengurus Wafa.

Saya sendiri merasa bahwa dengan hubungan LDM ini saya jarang bersama dengan anak. Inilah momen biar saya momong Wafa tanpa dibantu oleh Bulek yang biasa menemaninya. Selain itu, ini menjadi perjalanan pertama saya ke kota yang terkenal dengan apelnya. Hitung-hitung jalan-jalan lah ya pikir saya. Meskipun kenyataannya rencana tersebut tidak bisa teralisasi.

Mengurus anak sendiri ketika istri sedang mengikuti pelatihan itu memang menyenangkan. Sekaligus menegangkan. Masa-masa senang: Saya bisa menyuapi makan Wafa, mengajaknya jalan, meninabobokan, dan menemani bermain. Masa-masa tegang: Wafa rewel terus dan saat dia tidur di gendongan padahal kaki saya sudah mulai kesemutan. Kalau ditaruh pasti Wafa bangun dan nangis lagi.

Untungnya, meski badan capek dan sering mendapat serangan udara dingin saat malam hari, saya bisa bertahan hingga akhir. Dan bonusnya, istri bisa lulus pelatihan tersebut dengan niak terbaik. Alhamdulillah

Iklan