Pesona Metro Mini

Bulan Maret tahun kemarin, saya resmi magang di Ditjen Perbendaharaan. Bersama seratus teman-teman yang lain, kami dimagangkan di Jakarta. Dan sekarang sudah memasuki bulan Mei 2013. Berarti, tak terasa sudah satu tahun lebih menjadi warga ibu kota. Dan masih berstatus pegawai magang!

Di antara hal yang membosankan berkesan selama setahun di Jakarta adalah pulang-pergi kosan-kantor naik Metro Mini. Metro Mini (MM) merupakan perusahaan bus yang beroperasional di sini. Trayek perjalanannya banyak. Hampir di setiap sudut kota ada. Kalau Anda sering ke Jakarta pasti bakal sering lihat.

Saya menggunakan jasa Bus MM karena rutenya melewati kantor. Jadi, cuma sekali jalan saja kalau dari kosan. FYI, kosan saya terletak di daerah Galur. Tepat di belakang Kampus Pascasarjana STIAMI.

Saya biasa berangkat ke kantor pagi-pagi. Jika berangkat dari kosan masih pagi -sebelum pukul  07.00- maka kemungkinan perjalanannya cuma memakan waktu 20 hingga 30 menit. Tapi kalau sudah lewat jam 7 pagi, maka bersiaplah untuk menghadapi kemacetan kota Jakarta. Bila macetnya gak ketulungan, saya  bisa manyun di jalan sampai 1 jam.

Baca lebih lanjut

Iklan

Bukan Penempatan

20130430_163539

Sudah 3 hari saya resmi bekerja di tempat yang baru. Penempatan Win? Bukan! Tempat baru itu maksudnya cuma pindah meja kerja saja tetapi masih dalam satu direktorat yang sama. Hal ini terjadi karena pegawai yang kemarin dimutasikan ke direktorat kami sudah mulai berdatangan. Terpaksalah yang masih anak magang mengalah. Mendahulukan pegawai yang sudah resmi menjadi PNS. Padahal kami sudah satu tahun loh disini. Masa senior malah ‘diusir’?

Kami dipindahkan ke suatu ruang rapat. Jadi, eksklusif gitu. Tapi untungnya di ruang rapat ini sudah disulap menjadi ruang IT. Ada komputer beserta jaringan dan printer. Kalau anak-anak  sih bilangnya sudah kayak warnet.

Enaknya di tempat baru adalah kalau bekerja bisa fokus. Tidak terganggu dengan hal remeh temeh. Selain itu, kecepatan internet yang sudah di-setting high performance memudahkan kami untuk berselancar di dunia maya. Semburan Freon dari AC yang nangkring di pojok kanan atas semakin membuat nyaman ruangan ini.

Walaupun demikian, ada sisi negatif nya juga sih. Karena di dalam ruangan, sosialisasi kami dengan pegawai lain pastinya akan berkurang. Jadi, interaksinya sedikit banget. Kalau pas keluar aja baru bisa say hello. 

Semoga di ruangan ini, kita bisa selalu kompak!

Keluarga baru: Ipul, Amri, Ipun, Hesty, Wawi, Dona.

img1367313265369

*Belakangan, gegara tempat baru ini, saya jadi inget jargon yang sering dikumdangkan pas SMA: “Tempat baru, Semangat Baru”. YOSH!