ada ilmu yang perlu diambil

PKJ 4.0

Suatu ketika, isteri Shafwan bin Al Mu’aththal mengadu kepada Rasulullah. Shafwan adalah tokoh yang terlibat dalam peristiwa haditsul ‘ifk Ummul Mukminin Aisyah. Shafwan tertinggal rombongan karena kebiasaan tidurnya dan menemukan Aisyah yang tertinggal rombongan.

“Wahai Rasulullah, suamiku, Shafwan bin Al Mu’aththal memukulku jika aku mengerjakan shalat, dan membatalkan puasaku jika aku berpuasa, serta ia tidak mengerjakan shalat subuh hingga terbit matahari,” kata isteri Shafwan.

Ketika itu Shafwan berada di sisi Rasulullah. Beliau bertanya tentang apa yang dikatakan isterinya.

“Wahai Rasulullah,” kata Shafwan menjawab.

“Adapun ucapannya: ‘Ia memukulku ketika aku shalat’, karena ia membaca dua surat, padahal aku melarangnya.”

Rasulullah bersabda, “Seandainya satu surat saja, sudah cukup bagi manusia.”

“Adapun ucapannya: ‘Membatalkan puasaku,’ itu karena ia terus berpuasa padahal aku seorang pemuda dan aku tidak dapat menahan (syahwatku).”

Rasulullah lalu bersabda, “Seorang perempuan tidak boleh berpuasa kecuali dengan izin suaminya.”

“Adapun  ucapannya bahwa aku tidak mengerjakan shalat hingga matahari terbit, karena…

Lihat pos aslinya 25 kata lagi

One thought on “

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s